Bukan Sekadar Pelatihan: IDEA Disiapkan Masuk Rantai Penuh Penempatan Kerja Luar Negeri
Senin, 11 Mei 2026

Jakarta, 30 April 2026, PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) menerima undangan resmi dari Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dalam rangka penjajakan dan penguatan kolaborasi strategis terkait pengembangan dan penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri. Pertemuan ini menegaskan posisi IDEA sebagai mitra potensial pemerintah dalam membangun talenta hospitality berstandar global.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak menyampaikan apresiasi atas kapabilitas IDEA dalam menciptakan talenta hospitality yang berkualitas dan siap kerja. Menurutnya, profil lulusan IDEA dinilai telah selaras dengan arah kebijakan KP2MI yang berfokus pada peningkatan kualitas pekerja migran Indonesia guna menjawab kebutuhan pasar kerja internasional serta mengurangi kesenjangan kompetensi (skills gap) di luar negeri.
Dirjen KP2MI juga menekankan pentingnya membangun ekosistem yang strategis dan terintegrasi dalam pengelolaan tenaga kerja migran, mulai dari proses perekrutan, pelatihan, penempatan, hingga pendampingan. Ia menilai bahwa kolaborasi dengan lembaga seperti IDEA menjadi kunci dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan supply tenaga kerja Indonesia di pasar global.
“Kami melihat IDEA sebagai mitra yang memiliki kapabilitas kuat dalam menciptakan talenta berkualitas. Ke depan, kami ingin membangun ekosistem yang terintegrasi, mulai dari rekrutmen, pelatihan, penempatan, hingga pendampingan, agar pekerja migran Indonesia benar-benar siap bersaing secara global. Selain itu, penting bagi kita untuk mulai membangun mindset generasi muda agar sejak dini siap masuk ke industri global, dan kami melihat hal ini sudah menjadi bagian dari pendekatan IDEA,” ujar Dwi Setiawan Susanto.
Lebih lanjut, Dirjen mendorong IDEA untuk memperluas perannya tidak hanya pada aspek pelatihan, tetapi juga hingga ke proses penempatan melalui pembentukan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem end-to-end yang mampu menjawab kebutuhan industri global secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk kepercayaan awal, IDEA juga ditunjuk sebagai Mitra E-Vokasi KP2MI, sebuah inisiatif strategis dalam digitalisasi pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja luar negeri. Program ini diharapkan mampu memperluas akses peningkatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia secara lebih fleksibel, adaptif, dan scalable. Dirjen KP2MI juga menyampaikan ketertarikannya untuk melakukan kunjungan langsung ke training center IDEA guna melihat implementasi pelatihan berbasis industri yang telah berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama IDEA, Eko Desriyanto, menyampaikan bahwa undangan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus validasi atas kapabilitas IDEA sebagai institusi pelatihan vokasi berstandar industri. Ia menilai bahwa KP2MI telah mengidentifikasi mitra yang tepat, mengingat IDEA memiliki kekuatan pada proses pelatihan berbasis praktik (teaching factory), program upskilling, serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
“KP2MI memanggil mitra yang tepat. Kami memiliki kapabilitas yang kuat dalam proses pelatihan, pengembangan kompetensi, hingga upskilling berbasis kebutuhan industri. Ke depan, kami siap mendukung penguatan ekosistem yang dibangun KP2MI, termasuk jika diarahkan untuk terlibat lebih jauh hingga ke proses penempatan,” ujar Eko.
Melalui kolaborasi ini, IDEA optimistis dapat berperan lebih strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pekerja migran Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan talenta hospitality yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki mindset global, profesionalisme tinggi, serta kesiapan adaptasi lintas budaya, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi di industri internasional.
